Review Singkat Jabra Evolve2 30, Headset Bersertifikat UC dengan Performa Optimal

Jabra Evolve2 30

thePONSEL.com Jabra kembali menambah lini headset terbarunya di kelas Evolve2, yakni Jabra Evolve2 30 untuk pasar Indonesia.

Varian headset Unified Communication (UC) ini merupakan lini produk terlaris sekaligus pemimpin pasar dari UC headset Jabra.

Segmentasi pengguna Jabra Evolve2 30 menyasar kalangan pekerja baik di rumah maupun perkantoran.

Dengan rangkaian fitur terkininya, headset ini diciptakan untuk memenuhi tiga fokus solusi pekerja profesional masa kini, yakni penunjang kolaborasi, optimalisasi konsentrasi komunikasi, serta kenyamanan untuk pemakaian sepanjang hari.

Brodjo Koesworo Hadiputro – Country Manager, Enterprise, Jabra menyatakan, menjaga produktivitas kerja timnya adalah hal yang ingin dicapai di setiap perusahaan, terutama ketika tidak semua orang memiliki kondisi area kerja yang sama.

“Jabra sangat antusias untuk meluncurkan produk terbaru kami ini. Evolve2 30 hadir sebagai solusi menangkal distraksi yang mempengaruhi produktivitas Anda di kantor, ataupun bagi Anda yang sebagai pekerja fleksibel. Kami juga mematok Jabra Evolve2 30 dengan harga yang terjangkau sehingga semua pengguna mampu menikmati manfaat dari merasakan kenyamanan, konsentrasi, dan kolaborasi seoptimal mungkin. Jabra Evolve2 30 adalah perwujudan moto kami, yakni bekerja bukan soal kemana Anda pergi, tapi apa yang Anda lakukan,” ujarnya.

Brodjo mengatakan Evolve2 30 sangat cocok bagi pekerja modern dengan berbagai kondisi kerja, mulai dari pekerja professional hingga freelancer yang bekerja di kantor, work from home tanpa harus memikirkan ramai atau tidaknya tempat tersebut.

Berkat keberadaan dua teknologi microphone call, headset ini bisamengenali suara Anda saat menelepon atau rapat virtual dengan akurat dan meredam distraksi suara asing.

Selain itu, Anda dan penerima panggilan bisa mendapat kualitas audio yang jernih berkat speaker berukuran 28mm yang didukung dengan chipset digital mutakhir.

Jabra Evolve2 30 juga tersedia dengan varian yang tersertifikasi Microsoft Teams yang dilengkapi dengan tombol khusus untuk Teams, dimana pemakai bisa mengikuti dan mengakhiri pertemuan virtual hanya dengan satu sentuhan.

Ditambah lagi, fitur boom arm memungkinkan Anda untuk mematikan atau menyalakan suara Anda secara instan.

Tentu dengan begini, Anda tidak perlu lagi khawatir ada kesalahan suara bocor dalam meeting ketika tidak berkesempatan berbicara.

Jabra Evolve2 30 juga telah memenuhi persyaratan Microsoft Open Office lewat pengujian efektivitas ketat terhadap kemampuan mikrofon seperti meredam suara di sekitar pengguna (noise).

Hal ini tentunya memastikan produk ini tidak hanya kompatibel digunakan di mana saja tapi juga kompak untuk digunakan di software apa saja.

Fitur plug-and-play disematkan untuk memudahkan pengguna terhubung ke perangkat apapun melalui USB tipe A atau C.

Sertifikasi UC mempermudah kolaborasi

Riset Jabra menunjukkan, 61 persen headset yang digunakan para pekerja professional saat ini tidak bersertifikasi UC (Unified Communication).

Padahal, UC Certified headset sangat dibutuhkan dan relevan dengan konsisi saat ini. Hal ini karena 67 persen perusahaan yang menyediakan perangkat untuk karyawannya, tapi dengan pengadaan perangkat dengan level setara atau di bawah consumer-grade.

Sedangkan hanya 33 persen perangkat yang digunakan berasal dari kebijakan membawa perangkat sendiri (Bring your own device/BYOD) oleh perusahaan.

Baca:   IMO B189, Qwerty Dual On Harga Rp 400 Ribu-an

Untuk membenahi hal tersebut, Brodjo mengatakan Jabra sudah menyediakan solusi untuk setiap perangkatnya.

“Salah satu hal yang sangat kami perhatikan di Jabra adalah, kemudahan pengguna mengakses beragam device tanpa kehilangan kontrol atas perangkat headsetnya. Hal ini sudah menjadi standar produk Evolve2 30, dimana dengan sertifikasi UC, artinya pengguna bisa menggunakan mode noise isolation pasif, melakukan kontrol panggilan, dan pengaturan volume,” kata Brodjo.

Disinggung soal fitur yang mendukung konsentrasi pengguna, Brodjo mengatakan Jabra Evolve2 30 memiliki bantalan telinga berbentuk oval dan desain penutup telinga yang miring untuk memblokir bunyi dan gangguan apapun yang muncul.

Indikator lampu berwarna merah akan muncul di satu sisi yang menyala otomatis ketika Anda sedang menerima panggilan.

Indikator busylight inidapat dinyalakan secara manual untuk menandakan bahwa Anda sedang tidak ingin diganggu

Ia menambahkan, pada dasarnya semua tipe headset diperuntukkan untuk mendengar audio dan musik, sehingga hampir semua memiliki fitur peredam kebisingan.

Namun, pada headset bersertifikasi UC, ada beberapa persyaratan tambahan, salah satunya side tone, dimana pengguna bisa mendengar suaranya sendiri saat menerima panggilan.

“Hal ini penting untuk menghindari kita bicara terlalu keras,” lanjutnya.

Nyaman dalam waktu lama

Terlalu lama mengenakan headset juga bisa mengganggu produktivitas karena bisa menyakiti telinga dan menyebabkan pusing. Evolve2 30 punya desain ergonomis untuk mendukung pemakaian dalam waktu lama.

Penambahan bantalan telinga dengan busa lembut dan premium akan menyesuaikan kontur alami bentuk telinga, mendistribusikan tekanan secara merata dan mengurangi beban ke kepala untuk memastikan kenyamanan sepanjang hari.

Model headband dan slider Evolve2 30 dirakit dengan stainless steel dengan tingkat ketahanan dan fleksibilitas yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan produk pendahulunya, Evolve 30.

Meski ringan, Evolve2 30 ini telah melalui ratusan uji coba jatuh maupun uji ketahanan boom-arm untuk menjamin daya tahan tinggi produk tersebut.

Harga dan Ketersediaan

Sebagai informasi, Jabra Evolve2 30, kini bisa didapat di sejumlah partner resmi Jabra dengan ketersediaan warna hitam. Adapun untuk harga, produk ini dibandrol dengan harga Rp 1.939.999 sebelum pajak.

Fitur Utama dan Spesifikasi

  • Peningkatan kenyamanan ringan: 125 gram.
  • Teknologi panggilan dengan dua mikrofon dan speaker 28mm, memenuhi persyaratan Open Office.
  • Sertifikat UC dan Microsoft Teams.
  • Chipset canggih memungkinkan peningkatan firmware di masa mendatang.
  • Indikator busylight.
  • Desain isolasi kebisingan(noise cancelling) yang disempurnakan.
  • Headband dan slider baja yang kuat dan tahan lama.
  • Tombol Khusus Microsoft Teams pada varian MS.
  • Jabra Direct, Xpress.
  • Kemasan dari bahan yang dapat didaur ulang
votes
Article Rating
Share this:
About thePONSEL.com 3978 Articles
thePONSEL.com merupakan portal informasi yang membahas seputar gadget, smartphone, laptop, kamera, aplikasi, game serta lifestyle. Silakan kontak kami di theponsel@gmail.com
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments