LINE Indonesia dan Dicoding Buka Program Beasiswa LINE Developer Academy 2020

LINE Developer Academy 2020

thePONSEL.comLINE Indonesia mengumumkan program beasiswa LINE Developer Academy 2020 yang dijalin atas kerjasama dengan Dicoding Indonesia.

Program beasiswa LINE ini diperuntukan bagi warga negara Indonesia yang tertarik untuk belajar membangun LINE Chatbot dan LINE Front-end Framework. Program beasiswa ini diselenggarakan secara gratis dan terbuka tanpa syarat apa pun.

“LINE Developer Academy merupakan program beasiswa yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada warga negara Indonesia yang tertarik untuk belajar lebih dalam mengenai teknologi LINE,” jelas Fauzan Helmi Sudaryanto, Product Manager LINE Indonesia.

LINE Developer Academy 2020 telah membuka pendaftaran mulai hari ini hingga 30 November 2020 nanti. Sementara pengumuman penerima beasiswa akan diinformasikan pada 4 Desember 2020 dan masa belajar penerima beasiswa akan dibuka sejak hari pengumuman hingga 5 Januari 2021 mendatang. Hingga saat ini, jumlah siswa yang terdaftar berjumlah 14,943 orang.

“LINE bekerja sama dengan Dicoding guna mendorong para developer untuk mengembangkan LINE sebagai platform yang kian inklusif dan kian luas bagi pengguna Indonesia, khususnya anak muda,” pungkas Fauzan.

Dalam penyelenggarannya, LINE Indonesia dan Dicoding sudah melaksanakan LINE Developer Academy untuk kedua kalinya. Dicoding Indonesia merupakan platform edukasi teknologi yang mendorong akses literasi digital yang lebih luas untuk seluruh warga negara Indonesia.

Dicoding sendiri memiliki sekitar 366.594 developer aktif yang terdaftar serta memiliki 68 kelas belajar. Dicoding Indonesia telah bekerja sama dengan LINE Indonesia untuk sejumlah proyek, termasuk LINE Developer Academy 2020 ini.

“Dicoding hadir sebagai platform pendidikan teknologi yang membantu menghasilkan talenta digital berstandar global yang bertujuan untuk mengakselerasi Indonesia agar menjadi yang terdepan,” kata Narenda Wicaksono, CEO Dicoding.

LINE Developer Academy 2020 membuka pendaftaran beasiswa untuk dua kelas, yakni Belajar Membangun LINE Front-end Framework (LIFF) dan Belajar Membangun LINE Chatbot. Melalui kelas LINE Front-end Framewok (LIFF), penerima beasiswa akan mendapatkan materi yang disusun oleh Dicoding dan LINE API Expert dengan kurikulum seperti SendMessage, OpenWindow, GetProfile, dan masih banyak lagi, sehingga penerima beasiswa dapat mengimplementasikan fitur tersebut ke dalam aplikasi atau gim berbasis web.

“Melalui kerjasama dengan LINE Indonesia dalam penyelenggaraan LINE Developer Academy 2020 ini, kami ingin menyaring lebih banyak talenta muda Indonesia yang tertarik mengenai pengembangan teknologi chatbot dan LIFF di LINE sehingga dapat membantu mengembangkan pengetahuan dan bakat mereka,” tambah Narenda. 

Sementara itu, melalui kelas LINE Chatbot, penerima beasiswa akan memiliki kesempatan belajar tentang LINE Messaging API, seperti Reply Message, Push Message, Group/Room Chat, dan masih banyak lagi.

Kelebihan dari LINE Chatbot yaitu dapat dibagikan ke teman-teman dalam grup atau secara personal.

Melalui misinya, “Closing The Distance”, LINE akan terus berupaya untuk mendekatkan jarak antara pengguna dengan berbagai layanan komunikasi yang dapat meningkatkan keragaman hidup sehari-hari mereka.

Termasuk melalui penyelenggaraan LINE Developer Academy 2020 yang bekerja sama dengan Dicoding Indonesia yang dapat membuka kesempatan lebih besar kepada siapa saja yang tertarik untuk mempelajari lebih jauh mengenai teknologi LINE.

vote
Article Rating
Share this:
Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments