Compare: Asus Padfone S vs Sony Xperia Z2, Kemampuan Hampir Sama Harga Jauh Beda

Asus-Padfone-S-vs-Sony-Xperia-Z2Saat ini, smartphone yang memiliki performa tangguh namun dibanderol dengan harga yang terjangkau, memang sangat banyak jenisnya. Mulai dari merek branded, hingga brand lokal. Untuk konsumen, beragamnya pilihan tentu menjadi keuntungan tersendiri. Hanya saja, kejelian saat menentukan produk yang akan dibeli menjadi faktor utama, agak tidak salah pilih. Tentunya, harus pula disesuaikan dengan kebutuhan, agar pemanfaatan fitur di smartphone tersebut bisa lebih maksimal alias tidak sia-sia.

Nah, untuk Anda yang memiliki budget sekitar 2-3 jutaan, ada beberapa alternatif smartphone yang cukup layak untuk dilirik. Salah satunya adalah Asus Padfone S PF500KL. Smartphone terbaru besutan vendor Taiwan ini menawarkan fungsi ganda yakni sebagai smartphone sekaligus sebuah tablet PC. Untuk menguji performanya sendiri, thePONSEL akan mengkomparasi Padfone S dengan Sony Xperia Z2. Pasalnya, kedua smartphone ini memiliki sepesifikasi yang sama namun dibanderol dengan harga yang terpaut sangat jauh.

Paket Penjualan

Ada yang menarik dari paket penjualan Asus Padfone S. Selain versi standar (smartphone only), Padfone S juga ada yang ditawarkan dengan tambahan aksesoris berupa docking khusus untuk menjadikannya sebuah tablet PC. Docking ini lah yang menjadikan Padfone S sedikit lebih unggul dibanding para kompetitornya. Pasalnya, dengan docking yang disebut Asus Padfone Station ini, Padfone S jadi memiliki dua fungsi sekaligus, smartphone dan juga tablet PC.

Paket Penjualan Asus Padfone S

Namun, banderolan harga yang dipatok untuk Padfone S full package (plus Padfone Station) memang agak sedikit lebih mahal ketimbang yang dijual terpisah yakni Rp 3.499.000,-. Sementara untuk yang smartphone only dibanderol sekitar Rp 2.999.000,-.

Sementara untuk Sony Xperia Z2 menawarkan paket penjualan standar, dengan banderolan harga sekitar Rp 6,8 jutaan.

Paket Penjualan Sony Xperia Z2

Disain

Sesuai segmentasinya, Sony Xperia Z2 D6503 merupakan smartphone premium dan saat peluncuran perdananya dibanderol dengan harga yang sangat tinggi. Wajar jika konsep disain yang diusungnya pun terlihat premium. Sementara Asus Padfone S, tampil ala ponsel kelas menengah. Jika Xperia Z2 menerapkan konsep OmniBalance yang menjadi ciri khas generasi Xperia Premium Sony, dan memiliki permukaan flat (datar), Padfone S sedikit ergonomis dengan sudut-sudut bodi yang agak membulat.

Selain premium, Xperia Z2 juga terlihat lebih stylis dan ciamik. Karena, kedua permukaan bodi (depan dan belakang) ponsel ini dilapisi panel kaca anti gores. Sementara Padfone S hanya sisi depan saja yang dilapisi kaca, sedangkan cover belakang tetap berbahan plastik. Inilah yang membuat sisi disain Xperia Z2 sedikit lebih unggul dibanding Padfone S. Meski begitu, Padfone S tetap memiliki keunggulan karena sisi bodi (bezel) dilapisi oleh bahan logam/metal bertekstur yang membuatnya terlihat elegan dan mewah.

Sony Xperia Z2 menerapkan konsep disain unibody, sementara Padfone S bisa dibilang semi unibody. Pasalnya, cover belakang Padfone S masih bisa dicopot. Kelemahan konsep bodi yang diusung Padfone S ini ada pada penempatan slot SIM card dan microSD yang ada di balik cover. Untuk menyisipkan kartu SIM dan microSD, Anda harus melepas back cover. Bandingkan dengan Xperia Z2 yang mengusung konsep hotswap (berada di sisi bodi), dan memudahkan pengguna untuk melepas atau memasang kartu SIM maupun microSD. Dengan konsep unibody ini, otomatis berefek pada baterai yang non-removable alias tidak bisa dilepas. Nah, jika ponsel tiba-tiba hang, Xperia Z2 masih beruntung karena terdapat tombol reset (OFF) di sisi bodi bersebelahan dengan slot SIM card, sementara Padfone S tidak memiliki tombol ini. Jadi, harus menunggu baterai habis atau menekan tombol power beberapa saat.

Seperti generasi Padfone sebelumnya, Asus Padfone S juga menerapkan sisi bodi yang agak miring ke dalam. Tujuannya, supaya bisa masuk dan “tergenggam” erat pada rongga tempat handset di Padfone Station yang juga memiliki karet penahan khusus, agar ponsel menyatu dengan kokoh.

Tak hanya itu saja, supaya perangkat ini bisa bertransformasi dengan sempurna dari mode smartphone ke tablet, di sisi kiri dan kanan port data/micro USB terdapat lubang khusus sebagai penahan.

Untuk panel kontrol lainnya, kedua smartphone ini meletakannya di posisi yang sama seperti audio jack di sisi atas bodi, tombol power/lock screen dan volume di sisi kanan bodi. Padfone S tak dilengkapi tombol shutter kamera layaknya Xperia Z2. Namun sebagai gantinya, Anda bisa memanfaatkan tombol volume sebagai shutter kamera.

Masih di sisi disain, Sony Xperia Z2 memiliki kemampuan tahan debu dan air. Pasalnya, ponsel ini telah mengantongi sertifikasi IP55/IP58 yang artinya, Xperia Z2 bisa diajak berenang, karena dapat bertahan di dalam air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit. Bandingkan dengan Asus Padfone S yang hanya mengantongi kemampuan splash-proof dengan level IPX2. Jadi, jangan ‘ajak’ Padfone S Anda untuk berenang kalu tidak ingin rusak. Poin plusnya, Padfone S didukung teknologi drop-proof yang artinya tetap berada dalam kondisi baik meski terjatuh dari ketinggian 1,5 meter di atas permukaan baja.

Padfone Station

Seperti telah disinggung sebelumnya, Asus Padfone S dilengkapi sebuah aksesoris berupa docking khusus yang bisa membuatnya bertransformasi dari mode smartphone menjadi sebuah tablet PC. Docking yang disebut Padfone Station ini memiliki layar IPS full HD (1920×1200 piksel) berukuran 8.9 inci, dan didukung wide view angle hingga 178 derajat. Untuk melindunginya dari goresan benda tajam, layar Padfone Station dilapisi teknologi Super-Anti Scratch Corning Gorilla Glass 3 dan Anti-finger Coating (bebas bekas sidik jari).

Selain itu, Padfone Station ini juga dilengkapi teknologi Dynamic Display yang tak hanya mampu merubah tampilan layar kecil smartphone ke mode layar lebih besar, namun sekaligus me-layout ulang tampilan User Interface (UI) agar sesuai dengan tablet.

Tak seperti aksesoris ponsel lain yang mengandalkan power dari handset, docking milik Padfone S ini didukung baterai internal berkapasitas 4990 mAh. Sebagai tambahan, docking yang memiliki dimensi 250.4 x 172.3 x 11.6 mm dan bobot 514 gram ini juga didukung kamera depan serta dua buah speaker yang ditopang teknologi Asus SonicMaster untuk kualitas suara audio yang sangat memukau dan bening dengan efek bass yang dalam.

Display

Sektor ini, kedua ponsel memiliki keunggulan tersendiri. Asus Padfone S misalnya, mengusung layar berukuran 5 inci dengan jenis Super IPS+ yang memiliki resolusi full HD 1080×1920 piksel. Sementara Xperia Z2 mengandalkan layar IPS berukuran 5.2 inci dengan resolusi full HD 1080x 1920 piksel pula. Hanya saja, teknologi Triluminos display yang dikombinasikan dengan X-Reality Engine milik Xperia Z2 sedikit mengungguli Padfone S dari sisi kejernihan dan pancaran warna yang lebih natural. Namun dengan perbandingan resolusi dan piksel, layar Padfone S memiliki kerapatan piksel gambar yang lebih padat sekitar 441ppi, sedangkan Xperia Z2 sekitar 424ppi. Artinya, gambar yang terpancar di layar Padfone S akan terlihat lebih solid ketimbang di Xperia Z2.

Saat kedua smartphone ini dijajarkan, tingkat brightness (kecerahan) layar milik Asus Padfone S jauh mengungguli Xperia Z2. Layar Padfone S terlihat lebih terang, meski pengaturan “Automatic brightness” diaktifkan di kedua ponsel. Begitu pula saat tingkat Brightness diatur ke level maksimal.

Selain itu, kedua ponsel juga memiliki view angle yang luas yang tentunya akan menghadirkan kenyamanan bagi mata saat menelusuri tampilan di layar ponsel. Padfone S memiliki view angle hingga 178 derajat.

Seperti halnya layar Padfone Station, layar Padfone S juga dilapisi kaca anti gores berteknologi Corning Gorilla Glass 3 dan Anti-finger coating. Sementara layar Xperia Z2 hanya mengandalkan Shatter proof glass. Meski begitu, layar keduanya tetap nyaman untuk diakses dan ditelusuri oleh jari. Berdasarkan hasil benchmark menggunakan aplikasi MultiTouch tester, layar Asus Padfone S dan Xperia Z2 medukung hingga 10 sentuhan.

Satu hal yang menarik, di Xperia Z2, Anda bisa ‘membangunkan’ layar dari mode sleep hanya dengan mengetuk layar dua kali (Double-Tap to Wake). Jadi, Anda tak perlu menekan tombol power lagi untuk mengaktifkannya. Kemampuan ini mirip dengan fitur KnockCode di LG G2. Fitur ini tak dijumpai pada Padfone S.

Sistem Operasi dan UI

Baik Padfone S maupun Xperia Z2, sama-sama mengusung platform Android 4.4 KitKat. Tentunya, karakter antarmuka yang diusung keduanya pun akan tak jauh beda. Artinya, secara default struktur menu, pengaturan notofikasi, homescreen serta interface yang ditampilkan terlihat sama. Hanya saja, di Padfone S, Asus mengkombinasikannya dengan antarmuka besutannya sendiri yakni ZenUI versi terbaru yang membuat interface ponsel ini jauh lebih atraktif.

Anda juga bisa menambahkan beragam pengaturan penting untuk mempersonalisasi tampilan layar utama Padfone S. Misalnya dengan menambahkan widget khusus yang sudah tersedia secara default, maupun dengan mengunduhnya dari Play Store. Sayangnya, saat ini, versi Android yang digunakan Padfone S belum mendapat upgrade ke versi 5.0 Lollipop layaknya Xperia Z2

Hardware

Meski dibanderol dengan harga yang sangat jauh berbeda, namun soal spesifikasi keduanya terbilang berada di level yang sama. Tengok saja prosesornya, sama-sama mengusung Quad-core 2.3GHz Krait 400 dengan chipset Qualcomm MSM8974AB Snapdragon 801.

Hanya saja, di sisi memori, Asus Padfone S sedikit di bawah Xperia Z2. Pasalnya, Padfone S hanya membenamkan RAM 2GB, sementara Xperia Z2 sudah menggunakan RAM 3GB. Sedangkan untuk storage internal, keduanya sama besar yakni 16GB dan dapat diekspansi menggunakan kartu microSD. Untuk Padfone S, slot microSD-nya mendukung kapasitas hingga 64GB sementara Xperia Z2 bisa mencapai 128GB. Sebagai informasi tambahan, Padfone S juga menyediakan ruang penyimpanan ekstra berbasis cloud sebesar 5GB di Asus WebStorage gratis seumur hidup.

Di sisi grafis, pun kedua smartphone ini memiliki kesamaan, yakni Adreno 330. Secara kinerja, tentu saja baik Padfone S maupun Xperia Z2 memiliki tingkatan yang sama. Chipset grafis yang digunakan keduanya memiliki performa cukup baik dan lancar saat bermain game 3D, maupun ketika digunakan untuk menonton video HD.

Benchmark

Dengan spesifikasi hardware yang dibawa kedua smartphone ini, performa keseluruhannya bisa dibilang tidak akan jauh beda. Namun, supaya hasil benchmark keduanya lebih terlihat jelas, thePONSEL akan mengujinya menggunakan beberapa aplikasi benchmark favorit seperti AnTuTu, Quadrant Standar, 3DMark dan NenaMark 2.

Saat diuji meggunakan AnTuTu Benchmark, Asus Padfone S mengantongi skor 42881, sementara Xperia Z2 sekitar 34338. Begitu juga dengan aplikasi Quadrant Standard, Padfone S meninggalkan Xperia Z2 jauh di belakang dengan perbandingan angka 22770 untuk Padfone S dan 18514 untuk Xperia Z2.

Untuk mencoba grafisnya, thePONSEL memakai aplikasi NenaMark2 dengan nilai untuk Padfone S maupun Xperia Z2 sebesar 59.9fps. Sementara, saat menggunakan aplikasi 3DMark, Asus Padfone kembali mengungguli Xperia Z2 dengan skor total 19092 sedangkan Xperia Z2 hanya sekitar 16655.

Benchmark Asus Padfone S
Benchmark Sony Xperia Z2

Multimedia

Untuk urusan multimedia, kedua smartphone ini menyertakan sarana yang cukup komplit. Anda bisa memutar beragam format file audio dengan lancar seperti MP3, AAC dan berbagai format music lain. Begitu juga dengan video player, format file standarnya adalah MP4, H.264, Xvid dan DivX. Hanya saja, Asus Padfone S tak menyertakan ikon fitur Video Player di jajaran aplikasi layaknya Xperia Z2. Artinya, untuk menampilkan video player di Padfone S, Anda harus membuka file video dari gallery atau file manager. Jika ingin memutar format file video lain, Anda bisa memanfaatkan aplikasi pihak ketiga yang dapat diunduh dari Play Store.

Khusus untuk musik, baik Asus Padfone S maupun Xperia Z2 sama-sama menyertakan player bawaan dengan interface yang terbilang mirip. Xperia Z2 memanfaatkan player khas Sony yakni Walkman. Soal kualitas audio, meski Padfone S dibekali teknologi SonicMaster dan opsi AudioWizard, namun masih kalah tangguh jika dibandingkan dengan teknologi milik Sony. Di Xperia Z2, Sony membenamkan beragam teknologi terkini seperti ClearAudio+, ClearBass, 3D Surround sound serta mendukung Hi-Res Audio via USB.

Untuk mendengarkan audio berkualitas tinggi tersebut, Xperia Z2 menyertakan earset standar MH4 10c. Namun, Sony juga menawarkan tipe earset lain yang dibekali teknologi Noise Canceling yakni Sony MDR-NC31E yang bisa dibeli secara terpisah. Sedangkan Padfone S hanya menyertakan earset standar.

Sebagai alternatif hiburan, kedua smartphone ini juga menyertakan radio FM yang baru bisa diaktifkan jika Anda menancapkan headset. Untuk fitur ini, sedikit di bawah Xperia Z2, pasalnya radio di Padfone S tak mendukung fungsi RDS (Radio Data System) untuk informasi stasiun radio secara realtime. Selain itu, radio di Xperia Z2 juga terintegrasi dengan fitur TrackID untuk ‘mengorek’ beragam informasi terkait lagu yang sedang ditayangkan, mulai dari judul, penyanyi hingga albumnya.

Kamera dan Video

Di sektor ini, Padfone S sepertinya harus bertekuk lutut pada Xperia Z2. Pasalnya, smartphone Asus ini hanya dibekali sensor kamera berkekuatan 13 MP, sedangkan Xperia Z2 sudah beresolusi 20.7 MP. Selain itu, lensa yang Xperia Z2 gunakan merupakan besutan Sony yakni Lensa G Sony berteknologi Exmor RS plus BIONZ noise eliminate, yang mampu menangkap gambar dengan sudut pandang selebar 27mm dengan hasil yang tajam dan jernih.

Meski begitu, teknologi PixelMaster yang diusung kamera Padfone S yang didukung dedicated ISP, Auto-focus, Big Aperture f/2.0 serta 5 elemen lensa mampu mengimbangi kedigjayaan kamera Xperia Z2. Hasil fotonya pun bahkan terlihat tidak kalah apiknya. Bahkan, mode low-light pada kamera Padfone S memungkinkan Anda untuk mengambil foto atau video dengan jelas. Karena, teknologi tersebut mampu meningkatkan kepekaan cahaya hingga 400%, pengurangan noise, dan meningkatkan kontras warna hingga 200%.

Secara interface, mode kamera di Padfone S maupun Xperia Z2 sama-sama menerapkan mode terintegrasi antara kamera dan video. Artinya, Anda bisa dengan mudah memilih mode kamera atau video recorder hanya dengan menggeser ikonnya saja.

Untuk meningkatkan performa dan hasil kamera, Xperia Z2 disokong beragam fitur serta aplikasi tambahan yang cukup apik. Mulai dari autofocus, LED flash, Geo-tagging, touch focus, face detection, image stabilization, HDR, sweep panorama, Superior Auto, Manual, 4K Video, Timeshift Video, Background Defocus, AR effect, Creative effect, Vine, Info-eye, Timeshift burst, Social life, Sweep dan sebagainya. Begitu pula dengan Asus Padfone S, smartphone ini juga menyertakan beberapa fitur menarik seperti pengaturan white balance, pilihan ISO, auto focus, Anti-shake enhancement, Burst, Self timer, Face detection, HDR, Effect/18 mode kamera spesial, dan sebagainya.

Seperti halnya kamera Xperia Z2, milik Asus Padfone S pun sudah didukung kemampuan rekam video 4K. Dengan teknologi ini, Anda bisa merekam video berkualitas ultra HD dengan resolusi maksimal 3840×2160 piksel (2160p@30fps). Ditel gambarnya empat kali lebih tinggi dibanding full HD.

Bagi yang ingin ber-selfie ria, kedua ponsel pintar ini juga menyertakan kamera. Hanya saja, milik Xperia Z2 sedikit lebih tinggi disbanding Padfone S, yakni beresolusi 2.2 MP sedangkan Padfone S sebesar 2 MP. Meski begitu, kamera depan masing-masing smartphone sudah mendukung kemampuan rekam video full HD 1080p @30fps.

Internet dan Konektivitas

Untuk urusan koneksi dan internetan, kedua ponsel ini terbilang komplit. Yang standar, keduanya mendukung teknologi DC-HSPA+ dengan kecepatan akses hingga mencapai 42Mbps (download) dan 5.76Mbps (upload). Keduanya juga menyertakan network 4G LTE Cat.4 dengan kecepatan akses hingga 150Mbps (download) dan 50Mbps (upload). Bagi yang ingin internetan gratis via free hotspot, bisa memanfaatkan WiFi 802.11 ab/g/n/ac.

Baik Padfone S maupun Xperia Z2 juga sama-sama menyertakan NFC, WiFi Direct, Bluetooth 4.0+A2DP dan port kabel data micro-USB yang sekaligus charger. Menariknya, port kabel data yang dimiliki kedua ponsel pintar ini juga telah mendukung fungsi USB OTG (On The Go). Jadi, bisa dimanfaatkan untuk membaca flashdisk.

thePONSEL menguji performa browser bawaan kedua smartphone menggunakan aplikasi Vellamo Benchmark. Hasil yang diperoleh Padfone S sekitar 3106, dan Xperia Z2 sekitar 2969. Artinya, browser milik Padfone S mampu berakselerasi dengan baik di sistem ponsel ini ketimbang di Samsung Xperia Z2.

Fitur Tambahan

Secara default, kedua smartphone juga menghadirkan beberapa aplikasi dan fitur standar, sesuai dengan platform Android 4.4 KitKat. Namun, ada juga beberapa fitur khusus yang merupakan hasil pengembangan dari vendor masing-masing. Sektor ini, Asus Padfone S dan Xperia Z2 sama-sama memiliki beberapa fitur khas. Di Padfone S misalnya adal Amazone Kindle, aplikasi untuk membaca buku, komik, majalah, novel serta buku cerita anak. Ada juga Movie Studio, PC Link untuk mentransfer tampilan layar smartphone ke PC/Laptop, Share Link untuk mentrasfer foto/video/musik/aplikasi ke perangkat lain via aplikasi SHAREit tanpa koneksi WiFi atau data, Asus Story yang memungkinkan Anda untuk membuat cerita dari kumpulan foto, Remote Link yang memungkinkan Anda untuk mengontrol PC/Laptop dari smartphone,What’s NextSplendeid serta Party Link yang mirip dengan aplikasi Party Share di Sony Xperia dengan fungsi utama berbagi foto ke grup dengan lebih mudah.

Sementara Sony Xperia Z2 punya What’s New, Sony Select, TrackID, Smart Connect, PlayStation, Sony Music Jive, TV Side view, Lifelog, Gameloft Game, Movie creator, Xperia Lounge, Keep, Sketch dan yang tak kalah menariknya adalah fitur my Xperia yang memungkinkan pengguna Xperia Z2 melacak lokasi smartphone yang hilang dari jarak jauh (remote). Lewat fitur ‘Find My Phone’ terbut, pengguna Xperia Z2 bisa pula menghapus data dan menghidupkan alarm. Untuk menunjang bisnis dan pekerjaan, Xperia Z2 menyertakan aplikasi OfficeSuite serta Evernote.

Baterai

Soal daya tahan baterai, Asus Padfone S harus mengakui keunggulan Xperia Z2. Pasalnya, smartphone besutan Sony Mobile tersebut telah membenamkan baterai lithium berkapasitas 3200 mAh. Tak hanya itu saja, Xperia Z2 juga didukung sistem manajemen power yang cukup handal berkat hadirnya fitur STAMINA Mode/Utra STAMINA Mode yang diklaim dapat meningkatkan daya tahan baterai, serta menghemat konsumsi baterai hingga 75% dibanding smartphone yang tak dilengkapi power management bawaan.

Untuk Padfone S, meski juga didukung sistem manajemen baterai bawaan yang disebut Smart saving dengan Ultra-saving mode, namun kapasitas baterai lithium yang hanya sekitar 2300 mAh bisa dibilang kurang maksimal untuk mendongkrak kinerja sistem dan hardware yang dimilikinya.

Sebagai perbandingan, dalam sekali isi ulang penuh dan dalam kondisi penggunaan standar (normal), baterai Asus Padfone S bisa menyediakan waktu standby 400 jam (2G)/500 jam (3G) dan talk time hingga 30 jam (2G)/20 jam (3G). Bandingkan dengan Xperia Z2 yang bisa menyediakan waktu siaga selama 650 jam (2G)/700 jam (3G) serta talk time sampai 15 jam (2G)/19 jam (3G).

Sebagai informasi tambahan, saat kedua ponsel digunakan untuk menjalankan dan membuka beberapa aplikasi secara bersamaan, khususnya browsing dan game, bodi kedua ponsel ternyata tidak cepat panas layaknya beberapa smartphone kelas menengah lainnya.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Asus Padfone S memiliki performa dan kemampuan yang tak jauh beda dengan Sony Xperia Z2, begitu pula dengan spesifikasi hardware-nya. Dan berdasarkan hasil benchmark, skor yang didapat Padfone S mampu melibas Xperia Z2. Padahal, rentang harga yang ditawarkan keduanya sangat berbeda jauh. Padfone S dibanderol sekitar Rp 3 jutaan, sementara Xperia Z2 ada di level harga Rp 7 jutaan. Poin plusnya, di paket penjualan Padfone S, Asus juga menawarkan opsi tambahna berupa Padfone Station yang mampu mentransformasi Padfone S menjadi sebuah tablet PC.

Sisi lain, keunggulang Xperia Z2 di sektor kamera pun masih bisa diimbangi oleh Asus Padfone S, lewat teknologi PixelMaster serta mode Low light. Begitu pula untuk urusan disain, meski hanya mendukung sertifikasi IPX2/splash-proof yang kalah tangguh dibanding IP55/IP58 milik Xperia Z2, namun Padfone S sudah lumayan apik. Bahkan, teknologi drop-proof yang diusung Padfone S mampu melindungi ponsel ini dari kerusakan akibat jatuh dari ketinggian 1,5 meter di permukaan baja sekalipun.

 

 

More in Review
Barca-5_thumb
Review: Advan Barca 5, Andalkan Prosesor Octa-core Konsep SIM Card Merepotkan

Close